Tuesday, 24 May 2011

Headset Gaming



Ini Dia Headset Gaming Keren Carbon & Krypton
By thePinkFighter on April 11th, 2011

(2 votes, average: 5.00 out of 5)

Psyko-Krypton-Gaming-Headset


Serunya main game bukan berarti harus membuat ruangan berisik. Anda bisa bayangkan betapa kurang nyamannya warnet yang menyediakan berbagai game online, tentu sangat gaduh dan tidak nyaman dengan suara hingar bingar tersebut. Alangkah baiknya kalau Anda menggunakan headset khusus untuk bermain game. Menilik akan hal tersebut, Psyko Audio Labs membesut headset Carbon dan headset Krypton 5-speaker khusus untuk main game.

Kedua model headset gaming tersebut sudah dibundel dengan kecanggihan teknologi PsykoWave yang mana dapat memperdengarkan kualitas suara sejernih dan sangat akurat sehingga akan terdengar begitu nyata ketika Anda sedang memainkan game favorit Anda. Anda yang suka main game pasti akan merasa masuk ke dalam dunia game ketika mendengar efek suara yang jernih ini dan bermain game pun akan semakin menyenangkan.







Headset gaming model Psyko Carbon dan Krypton ini masing-masing memiliki 5 speaker yang dipasang di beberapa bagian headset tidak hanya di bagian telinga tapi juga di bagian atas kepala. Sehingga efek suara dari headset yang beratnya 0.9 kg tersebut dapat menghasilkan suara berdentum-dentum sangat nyata di telinga Anda. Ditambah lagi dengan adanya Psyko Amplifier yang mana memberikan kekuatan sendiri untuk menghasilkan kualitas suara yang baik yang bisa Anda dengar ketika memakainya. Selain itu untuk bagian utama headset bisa diputar sesuka Anda ketika sedang digunakan, Anda juga bisa menggunakan mickroponnya untuk berkomunikasi dengan tim game online Anda.

Untuk model Carbon sendiri kini sudah menggunakan kabel anti kusut yang mana juga dilapisi dengan konektor dengan lapisan berwarna kuning keemasan. Kini Anda bisa langsung memesannya melalui Amazon. Untuk model headset Carbon keren ini dibandrol dengan kisaran harga sekitar 199.99 USD (sekitar 2 jutaan rupiah), atau dengan harga 149.99 USD (sekitar 1,5 juta rupiah) untuk model Krypton.


Layar Sentuh Raksasa Berukuran 234 Inci digunakan utk Presentasi Microsoft di CEBIT 2011
By admin on March 28th, 2011

(3 votes, average: 5.00 out of 5)
Seberapa besar layar touchscreen yang mungkin? Nah, jika Anda seperti Microsoft dan punya uang untuk teknologi tersebut, langit lah batasnya. Microsoft di Jerman dan Stereolize datang dengan Cinema Microsoft – sebuah layar sentuh berukuran 234 inci.



Saking besarnya layar ini lebih tinggi dari setiap presenter yang menggunakan touchscreen di CeBIT 2011 di mana layar ini digunakan. Layar raksasa ini mendukung gerakan seperti flicking dan panning, dan layar ini memungkinkan cara baru yang mengagumkan untuk menampilkan presentasi. (sumber)

Anda bisa menonton layar touchscreen raksasa ini beraksi di CEBIT 2011:

Organisasi(Tugas Softskills)

Jelaskan sumbangan komunikasi terhadap tercapainya koordinasi dalam suatu organisasi?
Komunikasi dalam organisasi sangatlah penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari,maka kita untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atsan dan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci atau lebih jelas. Di bawah ini ada beberapa pendapat yang mendefinisikan komunikasi secara terpisah diantaranya:
A. Menurut Keith Davis :
Komunikasi Adalah Suatu proses penyampaian informasi dan pengertian dari satu orang ke orang yang lainnya.
B. Menurut Chester I Barnard
Komunikasi Adalah Suatu alat dimana orang-orang yang bersangkutan saling berhubungan satu sama lain dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuannya.
C. Menurut Koontz O’Donnell
Komunuikasi adalah Suatu pemindahan informasi dari satu orang ke orang yang lain.

Dari ketiga pendapat diatas bisa disimpulkan bahwa di dalam komunikasi harus mencakup tiga hal penting agar komunikasi tersebut berhasil baik.
1. Harus ada si pembawa berita atau biasa disebut komunikator(sender).
2. Harus ada si penerima berita atau biasa disebut komunikan(Receiver).
3. Berita atau informasi yang akan disampaikan.

Dalam Suatu organisasi, komunikasi dilakukan untuk menyampaikan berita. Printah dari atasan,pemberitahuan kebijakan perusahaan, ataupun untuk menanggapi masalah bawahan atau keluhan bawahan. Dengan demikian,keluhan masalah maupun informasi yang diperlukan antar karyawan maupun antar atasan-bawahan bisa dilakukan/diselesaikan dengan baik.


No.2
Sebutkan dan beri penjelasan dengan singkat tahap-tahap proses pengambilan keputusan dalam organisasi.
Mintzberg mengungkapkan bahwa langkah-langkah dalam pengambilan
keputusanterdiri dari :
1.Tahap identifikasi
Tahap ini adalah tahap pengenalan masalah atau kesempatan muncul dan diagnosis dibuat. Sebab tingkat diagnosis tergantung dari kompleksitas masalah yang dihadapi

2.Tahap pengembangan
Tahap ini merupakan aktivitas pencarian prosedur atau solusi standar yang ada atau mendesain solusi yang baru. Proses desain ini merupakan proses pencarian dan percobaan di mana pembuat keputusan hanya mempunyai ide solusi ideal yang tidak jelas

3.Tahap seleksi
Tahap ini pilihan solusi dibuat, dengan tiga cara pembentukan seleksi yakni dengan penilaian pembuat keputusan : berdasarkan pengalaman atau intuisi, bukan analisis logis, dengan analisis alternatif yang logis dan sistematis, dan dengan tawar-menawar saat seleksi melibatkan kelompok pembuat keputusan dan semua manuver politik yang ada. Kemudian keputusan diterima secara formal dan otorisasi dilakukan.

Tuesday, 15 March 2011

Tata kerja, Prosedur kerja, dan Sistem kerja

Tata kerja, Prosedur kerja, dan Sistem kerja

Mengapa tata kerja, system kerja maupun prosedur kerja merupakan

satu kesatuan yang bulat, jelaskan secara singkat!

: ketiga – tiganya merupakan tindak lanjut dalam rangka


pelaksanaan suatu bidang pekerjaan tertentu.

Jelaskan perbedaan pengertian antara tata kerja, system kerja, dan

prosedur kerja. Dari ketiga kergiatan tersebut menurut saudara

mana yang paling penting?

: - Tata kerja

: merupakan cara pekerjaan dengan benar dan berhasil guna atau

bias mencapai tingkat efisien yang maksimal.

- Prosedur

: merupakan tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui suatu

pekerjaan baik mengenai dari mana asalnya dan mau menuju mana,

kapan pekerjaan tersebut harus diselesaikan maupun alat apa yang

harus digunakan agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan.

- Sistem

: merupakan susunan antara tata kerja dengan prosedur yang menjadi

satu sehingga membentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan

suatu pekerjaan.

Sebutkan prinsip – prinsip yang harus dipakai dalam penggunaan

tata kerja, system kerja, dan prosedur kerja. Apa kegunaan prinsip

– prinsip tersebut bagi pelaksanaan kegiatan ketiga hal tersebut.

: - Tata kerja, prosedur kerja, dan system kerja harus disusun

dengan memperharikan segi – segi tujuan, fasilitas, peralatan,

material, biaya, dan waktu yang tersedia serta segi luas, macam,

dan sifat dari tugas atau pekerjaan.

- Untuk mempersiapkan hal – hal itu dengan setepat – tepatnya maka

haruslah terlebih dahulu dipersiapkan adanya penjelasan tentang

tujuan pokok organisasi, skema, klasifikasi jabatan, analisa

jabatan, unsur kegiatan organisasi dan semacamnya.

- Pilih salah satu pokok bidang tugas yang akan dibuat bagan

prosedurnya.

Selanjutnya harus dibuat dan dijelaskan daftar dari tiap – tiap

detail pekerjaan yang harus dilakukan berikut lamanya waktu yang

diperlukan untuk melaksanakan bidang tugas yang termaksud.

- Dalam penetapan tahap demi tahap dalam rangkaian pekerjaan maka

antara tahap yang satu dengan tahap berikutnya harus betul – betul

terdapat saling hubungan yang sangat erat yang keseuruhannya

menuju kea rah satu tujuan.

- Dan tiap – tiap tahap itu harus betul – betul merupakan suatu

kerja yang nyata dan perlu untuk pelaksanaan dan penyelesaian

seluruh tugas atau pekerjaan yang dimaksud.

- Harus ditetapkan pula skill atau kecakapan dan keterampilan

tenaga kerja yang diperlukan untuk penyelesaian bidang tugas

termaksud. Jadi ini dimaksudkan untuk tidak memperpanjang prosedur

kerja.

- Tata kerja, procedur kerja, dan system kerja itu harus disusun

sedemikian rupa sehingga memiliki stabilitas dan fleksibilitas..

- Perlu diperhatikan bahwa penyusunan system, prosedur, dan tata

kerja harus selalu disesuaikan dewngan kemajuan jaman dan

teknologi, jadi haru dijaaga updateednessnya.

- Untuk penggambaran tentang penerapan sesuatu prosedur tertentu

sebaiknya dipergunakan tanda – tanda atau symbol dan skema atau

bagan prosedur dengan setepat – tepatnya.

- Untuk menjamin tata kerja, prosedur kerja, dan system kerja yang

setepat – tepatnya, maka adanya buku – buku pedoman ( manuals )

tentang hal – hal itu mutlak perlu dipersiapkan.


Mengapa dalam tata kerja, system kerja, dan prosedur kerja harus

selalu disusun untuk memiliki sifat stabilitas dan fleksibilitas.

Jelaskan dan beri contoh!

: - Stabilitas

: maksudnya bahwa system, tata, dan prosedur kerja itu harus

mengandung unsur tetap sehingga menjamin kelancaran dan kemantapan

kerja.

- Fleksibilitas

: artinya bahwa dalam pelaksanaanya tidak kaku tetapi harus luwes

yaitu masih memungkinkan diadakannya saling pergantian tugas.

Contoh :

Salah seoerang tidak masuk atau kebetulan salah satu mesin macet,

maka pekerjaan harus tetap dapat terlaksana dan diselesaikan.

Jelaskan pengertian updateness suatu penyusunan system, prosedur

dan tata kerja!

: Bahwa tata kerja, system kerja, dan prosedur kerja harus selalu

mengikuti perkembangan ( up to date ) dan kemajuan jaman dan

teknologi.

Mengapa tata kerja, system kerja maupun prosedur kerja merupakan

satu kesatuan yang bulat, jelaskan secara singkat!

: ketiga – tiganya merupakan tindak lanjut dalam rangka

pelaksanaan suatu bidang pekerjaan tertentu.

Jelaskan perbedaan pengertian antara tata kerja, system kerja, dan

prosedur kerja. Dari ketiga kergiatan tersebut menurut saudara

mana yang paling penting?

: - Tata kerja

: merupakan cara pekerjaan dengan benar dan berhasil guna atau

bias mencapai tingkat efisien yang maksimal.

- Prosedur

: merupakan tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui suatu

pekerjaan baik mengenai dari mana asalnya dan mau menuju mana,

kapan pekerjaan tersebut harus diselesaikan maupun alat apa yang

harus digunakan agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan.

- Sistem

: merupakan susunan antara tata kerja dengan prosedur yang menjadi

satu sehingga membentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan

suatu pekerjaan.

Sebutkan prinsip – prinsip yang harus dipakai dalam penggunaan

tata kerja, system kerja, dan prosedur kerja. Apa kegunaan prinsip

– prinsip tersebut bagi pelaksanaan kegiatan ketiga hal tersebut.

: - Tata kerja, prosedur kerja, dan system kerja harus disusun

dengan memperharikan segi – segi tujuan, fasilitas, peralatan,

material, biaya, dan waktu yang tersedia serta segi luas, macam,

dan sifat dari tugas atau pekerjaan.

- Untuk mempersiapkan hal – hal itu dengan setepat – tepatnya maka

haruslah terlebih dahulu dipersiapkan adanya penjelasan tentang

tujuan pokok organisasi, skema, klasifikasi jabatan, analisa

jabatan, unsur kegiatan organisasi dan semacamnya.

- Pilih salah satu pokok bidang tugas yang akan dibuat bagan

prosedurnya.

Selanjutnya harus dibuat dan dijelaskan daftar dari tiap – tiap

detail pekerjaan yang harus dilakukan berikut lamanya waktu yang

diperlukan untuk melaksanakan bidang tugas yang termaksud.

- Dalam penetapan tahap demi tahap dalam rangkaian pekerjaan maka

antara tahap yang satu dengan tahap berikutnya harus betul – betul

terdapat saling hubungan yang sangat erat yang keseuruhannya

menuju kea rah satu tujuan.

- Dan tiap – tiap tahap itu harus betul – betul merupakan suatu

kerja yang nyata dan perlu untuk pelaksanaan dan penyelesaian

seluruh tugas atau pekerjaan yang dimaksud.

- Harus ditetapkan pula skill atau kecakapan dan keterampilan

tenaga kerja yang diperlukan untuk penyelesaian bidang tugas

termaksud. Jadi ini dimaksudkan untuk tidak memperpanjang prosedur

kerja.

- Tata kerja, procedur kerja, dan system kerja itu harus disusun

sedemikian rupa sehingga memiliki stabilitas dan fleksibilitas..

- Perlu diperhatikan bahwa penyusunan system, prosedur, dan tata

kerja harus selalu disesuaikan dewngan kemajuan jaman dan

teknologi, jadi haru dijaaga updateednessnya.

- Untuk penggambaran tentang penerapan sesuatu prosedur tertentu

sebaiknya dipergunakan tanda – tanda atau symbol dan skema atau

bagan prosedur dengan setepat – tepatnya.

- Untuk menjamin tata kerja, prosedur kerja, dan system kerja yang

setepat – tepatnya, maka adanya buku – buku pedoman ( manuals )

tentang hal – hal itu mutlak perlu dipersiapkan.


Mengapa dalam tata kerja, system kerja, dan prosedur kerja harus

selalu disusun untuk memiliki sifat stabilitas dan fleksibilitas.

Jelaskan dan beri contoh!

: - Stabilitas

: maksudnya bahwa system, tata, dan prosedur kerja itu harus

mengandung unsur tetap sehingga menjamin kelancaran dan kemantapan

kerja.

- Fleksibilitas

: artinya bahwa dalam pelaksanaanya tidak kaku tetapi harus luwes

yaitu masih memungkinkan diadakannya saling pergantian tugas.

Contoh :

Salah seoerang tidak masuk atau kebetulan salah satu mesin macet,

maka pekerjaan harus tetap dapat terlaksana dan diselesaikan.

Jelaskan pengertian updateness suatu penyusunan system, prosedur

dan tata kerja!

: Bahwa tata kerja, system kerja, dan prosedur kerja harus selalu

mengikuti perkembangan ( up to date ) dan kemajuan jaman dan

teknologi.

Sunday, 28 November 2010

Untuk Ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
“Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain”
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih

Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu

Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu
Laksana oase di terik panasnya gurun sahara

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!

Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!

Saat .. Saat .. Saat .

saat km ingin mlpskan ssorg ,
Ingtlah ketulusan'a pd mu ..

Saat km mlai tdk menyayangi'a ,
Ingatlah pd saat prtma x dy jtuh cnta pd mu ...

Saat km mulai bosen dgn'a ,
Ingatlah pd saat km tertawa lucu brsama'a ..

Saat km ingn mnduakan'a,
Bayangkn jika seandai'a dy sllu setia ..

Saat km ingn mmbhongi'a ,
Ingtlah pd saat dy jujur pd mu ..

Maka ,
km akan merasakan pahit, manis, serta makna menyayangi ssorg dgn sstu ketulusan n' pnuh keikhlasan ...
Bukan mmbuat'a kecewa n' trluka ..

Wednesday, 3 November 2010

Planning(Perencanaan)

Pengertian Perencanaan
Perhitungan dan penentuan tentang sesuatu yang dijalankan dalam mencapai tujuan tertentu,oleh siapa dan bagaimana.

Batasan Perencanaan
Perencanaan adalah suatu proses berkelanjutan yang diawali dengan merumuskan tujuan dan rencana tindakan yang akan dilaksanakan, menentukan personal, merancang proses dan hasilnya, memberikan umpan balik pada personal, dan memodifikasi rencana yang diperlukan.

Unsur perencanaan
Dalam menetapkan suatu rencana harus lah mengandung unsur-unsur sebagai berikut:
1. Tujuan. Suatu rencana yang akan dilaksanakan harus mempunyai tujuan yang jelas dan mempunyai batasan akan tujuan tersebut (fokus). Dalam batasan ini dirinci tentang limit waktu yang akan dipakai, bagaimana cara pencapaian tujuan tersebut dan lain sebagainya.
2. Politik. Yang dimaksud dengan politik ini adalah kewenangan, delegasi dan pertanggung jawaban dalam pelaksanaan sebuah rencana. Sehingga tujuan yang telah direncanakan akan berhasil.
3. Prosedur, merupakan urutan tindakan atau kegiatan yang terorganisir dalam rangka pencapaian tujuan tersebut.
4. Anggaran atau budget merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam pencapaian tujuan. Anggaran ini harus dibuat serealistis mungkin, sehingga beban dari pelaksanaan ini tidak tidak lah begitu berat.
5. Program, merupakan gabungan dari politik, prosedur dan anggaran serta perlu adanya alternatif tujuan bilamana tujuan utamanya tidak tercapai sebagaimana yang diharapkan.
Proses Pembuatan Rencana

1. Menetapkan tugas dan tujuan
Antara tugas dan tujuan tidak dapat dipisahkan, suatu rencana tidak dapat difrmulir tanpa ditetapkan terlebih dahulu apa yang menjadi tugas dan tujuannya. Tugas diartikan sebagai apa yang harus dilakukan, sedang tujuan yaitu suatu atau nilai yang akan diperoleh.
2. Observasi dan analisa
Menentukan factor-faktor apa yang dapat mempermudah dalam pencapaian tujuan (Observasi) bila sudah diketahui dan terkumpul, maka dilakukan analisa terhadapnya untuk ditentukan mana yang digunakan.
3. Mengadakan kemungkinan-kemungkinan
Faktor yang tersedia memberikan perencanaan membuat beberapa kemungkinan dalam pencapaian tujuan. Dimana kemungkinan yang telah diperoleh dapat diurut atas dasar tertentu, misalnya lamanya penyelesian, besarbya biaya yang dibutuhkan efisiensi dan efektivitas dan lain sebagainya.
4. Membuat sintesa
Sintesa yaitu alternatif yang akan dipilih dari kemungkinan-kemungkinan yang ada dengan cara mengawinkan sitesa dari kemungkinan-kemungkinan tersebut. Kemungkinan-kemungkinan yang ada mempunyai kelemahan-kelemahan.

Siapa Pembuat Rencana ?

1. Panitia Perencanaan
Panitia ini terdiri dari beberapa unsure yang mewakili beberapa pihak, yang masing-masing membawakan misinya untuk menghasilkan suatu rencana, dengan harapan rencana yang dibuat akan lebih baik.
2. Bagian Perencanaan
Seringkali tugas perencanaan, merupakan tugas rutin dalam suatu organisasi atau perusahaan. Ini merupakan satu unit dalam suatu organisasi yang bertugas khusus membuat rencana. Jadi disini tidak ada unsur perwakilan yang mewakili suatu bagian dalam organisasi.
3. Tenaga Staf
Pada sebuah organisasi atau perusahaan ada dua kelompok fungsional yaitu :
- Pelaksana, tidak disamakan dengan pimpinan yaitu kelompok yang langsung menangani pekerjaan
- Staf (pemikir) yaitu kelompok yang tidak secara langsung menghasilkan barang atau produk perusahaan, tugasnya menganalisa fakta-fakta untuk kemudian merencanakan sesuatu guna.
MAKALAH MANAJEMEN PERENCANAAN, TUJUAN DAN PEMBUATAN KEPUTUSAN
G. Bentuk-bentuk Perencanaan
1. Recana Global (Global Plan)
Analisa penyusunan recana global terdiri atas:
- Strenght yaitu kekuatan yang dimiliki oleh organisasi yang bersangkutan
- Weaknesses, memperhatikan kelemahan yang dimiliki organisasi yang bersangkutan.
- Opportunity yaitu kesempatan terbuka yang dimiliki oleh organisasi
- Treath yaitu tekanan dan hambatan yang dihadapi organisasi
2. Rencana Stategik (Strategic Plan)
Bagian dari rencana global yang lebih terperinci. Dimana dengan menyusun kerangka kerja yang akan dilakukan untuk mencapai rencana global, dimensi waktunya adalang jangka panjang. Dalam pencapaiannya dilakukan dengan system prioritas. Mana yang akan dicapai terlebih dahulu.
Merupakan proses prencanaan jangka panjang yang tersusun dan digunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Tiga alas an penggunaan perencanaan strategic ini yaitu :
1. Memberikan kerangka dasar bagi perencanaan lainnya yang akan dilakukan
2. Mempermudah pemahaman bentuk-bentuk perencanaan lainnya.
3. Titik permulaan pemahaman dan penilaian kegiatan manajer dan organisasi.
3. Rencana Operasional ( Operational Plan )
Rencana ini meliputi perencanaan terhadap kegiatan-kegiatan operasional dan bersifat jangka pendek.
- Rencana sekali pakai ( single use plan ) yaitu kegiatan yang tidak digunakan lagi setelah tercapainya tujuan dan ini sifatnya lebih terperinci hanya sekali pakai, misalnya rencana pembelian dan pemasangan mesin komputer dalam suatu perusahaan.
- Rencana Tetap ( Standing Plan ) yaitu berupa pendekatan-pendekatan standar untuk penanganan-penanganan situasi yang dapat diperkirakan terlebih dahulu dan akan terjadi berulang-ulang.
luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com